Powered By Blogger

Sabtu, 04 Januari 2014

Mentari

Mentari

Mentari

Mentari

Sang Surya muncul dari ufuk timur
memperlihatkan wajahnya yang memerah seperti marah
dan selanjutnya berubah menguning dan memutih perak
sang raja siang perkasa berjalan meninggi.
memperlihatkan tubuhnya yang perkasa dalam gelimang cahaya
mata siapapun akan lemah memandangnya
tak kuat akan kecemerlangan yang luar biasa
sang bintang besar dalam siang yang terang.
mentari adalah sumber kehidupan yang memberi kasih sinarnya dalam siang
adakah si dermawan yang sebaik ini
memberi tak harap kembali
agung dalam wujudnya sendiri
memenuhi titah sang penciptanya untuk selalu bersinar
tak pernah telat dan lalai
selalu tepat waktu muncul dan tenggelam
membakar dirinya ribuan tahun untuk manusia yang dicinta
walau trilyunan kilo jauhnya namun panasnya membakar
sang surya adalah bukti kemurahan tuhan
dan juga peringatan bahwa di langit sana ada kekuatan maha dahsyat
yang tak akan pernah ditandingi oleh keangkuhan manusia
walau kesombonganmu setinggi gunung
maka busung dadamu akan hitam terbakar mentari siang
mentari mengatur udara dan suhu
menggiring angin ke 16 penjuru
mentari pun memberikan semangat hidup
dan mengilhamkan burung-burung bernyanyi
ilmu menjadikan bayang-bayang setiap benda
dari panjang menjadi pendek dan hilang menyatu dalam raga
selanjutnya kembali memanjang ke timur dan hilang dalam gurub syams
petang adalah akhir dari mentari yang kembali memerah laksana darah
dan akhirnya mengucapkan salam perpisahan dan kerinduan untuk bersua kembali esok pagi.
inilah, rahasia alam.
manifestasi cinta tuhan yang universal...

terimakasih telah berkunjung.... salam sastra...
Pulo Aren.....menanti mentari tenggelam....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar