Powered By Blogger

Sabtu, 11 Januari 2014

Puisi Untuk Bidadariku

Puisi Untuk Bidadariku

Puisi Untuk Bidadariku

Kau selalu kunanti
dalam detik-detik waktuku
dalam riak air sungai dan titik embun
kau yang bermata bening laksana bidadari surga
yang indah mempesona dalam gemilang cahaya
engkau yang bermata jeli nan cantik
yang bulu matanya lentik dan kulit sehalus sutera
kau yang membuat hati yang sunyi ini ramai
dalam lagu-lagu cinta yang kau senandungkan
jadikan dunia laksana surga
kau yang bersembunyi dibalik cadar ketakwaan
dan kau gadis pingitan dalam kemah kesucian
kau yang jadikan air laut asin semanis madu
atau menjadikan susu senikmat arak dinan
betapa hati ini merindu dalam tiap malam-malamku
senyummu adalah harapanku
dan canda tawamu pelipur laraku
betapa hampanya hidup tanpa kau disisi
laksana Adam dalam surga
kegalauan hati adalah penyakit roda kehidupanku
dan kaulah obat bagi sakit lahir dan batinku
kau adalah jiwa sekaligus ruhku
kau teman dan juga penuntunku
kita adalah dua tubuh dalam satu jiwa
dan rusukku pun dicantumkan
agar dapat kita bergandengan
ketika hilang segala cahaya
kau hadir dengan pelita hati
simpuhmu melangkah sopan
tiada kata dapat kuucapkan
kepulanganku kau sambut senyuman
kepergianku kau doakan kebaikan
walau kesederhanaan yang mampu kuberikan
kau terima penuh kerelaan
limpahan syukurmu kan kususun indah
sungguh dirimu kan kuhargai sebagai bidadari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar